#include
#include
#include
#include
#include
void main()
{
char kd;
char nm[30];
char *nama;
char *jenis;
int jumlah, jns;
float harga=0;
long total;
char lagi='y';
clrscr();
while(lagi=='Y'||lagi=='y')
{
gotoxy(10,5);
cout<<"penjualan barang elektronik\n";
gotoxy(10,6);
cout<<"------------------------------\n";
gotoxy(10,7);
cout<<"nama pembeli="; cin>>nm;
gotoxy(10,8);
cout<<"kode barang[A/B/C]="; cin>>kd;
gotoxy(10,9);
cout<<"jenis bayar[1. tunai/2. kredit]="; cin>>jns;
gotoxy(10,10);
cout<<"-------------------------------\n";
if((kd=='A'||kd=='a')&&(jns==1))
{
nama="televisi";
jenis="tunai";
harga=500000;
}
else if((kd=='A'||kd=='a')&&(jns==2))
{
nama="televisi";
jenis="kredit";
harga=650000;
}
else if((kd=='B'||kd=='b')&&(jns==1))
{
nama="kipas angin";
jenis="tunai";
harga=150000;
}
else if((kd=='B'||kd=='b')&&(jns==2))
{
nama="kipas angin";
jenis="kredit";
harga=250000;
}
else if((kd=='C'||kd=='c')&&(jns==1))
{
nama="VCD";
jenis="tunai";
harga=300000;
}
else if((kd=='C'||kd=='c')&&(jns==2))
{
nama="VCD";
jenis="kredit";
harga=450000;
}
else
{
nama="_";
jenis="_";
harga=0;
}
gotoxy(10,11);
cout<<"Nama barang="<
cout<<"jenis bayar="<
cout<<"harga barang="<
cout<<"jumlah beli="; cin>> jumlah;
total=harga*jumlah;
gotoxy(10,15);
cout<<"total bayar="<
cout<<"--------------------";
gotoxy(10,17);
cout<<"masih mau beli barang lagi[y/t]="; cin>>lagi;
clrscr();
}
}
Tugas Ke 4 Program C++ Hasil Penjualan Barang/Produk
19.29
Hendra
Posted in
Tugas Ke 3 Program Java.
19.24
Hendra
class Lat3{
public static void main(String Arg[]) throws IOException{
String str;
String nm;
int ttlhrg;
int hrg;
int kde;
int jlh;
BufferedReader Get=new BufferedReader(new
InputStreamReader(System.in));
System.out.print(" Kode : "); str=Get.readLine();
kde = Integer.parseInt(str);
switch(kde){
case 1 : nm= "Televisi" ; hrg= 1750000;
break;
case 2 : nm= "DVD" ; hrg= 750000;
break;
case 3 : nm= "CD Rom" ; hrg= 450000;
break;
default:
nm= ""; hrg= 0 ;
}
System.out.println(" Nama : " + nm);
System.out.println(" Harga : " + hrg);
System.out.print(" Jumlah : "); str=Get.readLine();
jlh = int.parslnt (string);
ttlhrg = jlh * hrg ;
System.out.println(" Total Harga : " + ttlhrg);
}
}
Posted in
Tugas Ke 2. Menghitung p,l,s,pil,r; Lingkaran Dan Persegi Panjang
19.22
Hendra
#include "stdio.h"
#include "conio.h"
#include "iostream.h"
void main(){
int p,l,s,pil,r;
float ls,vol;
do {
clrscr();
gotoxy(20,5);cout<<"menu";
gotoxy(20,6);cout<<"1.hitung volume";
gotoxy(20,7);cout<<"2.hitung luas lingkaran";
gotoxy(20,8);cout<<"3.hitung luas pp";
gotoxy(20,9);cout<<"4.keliling lingkarang";
gotoxy(20,10);cout<<"5.keliling persegi panjang";
gotoxy(20,11);cout<<"6.keluar";
gotoxy(20,12);cout<<"pilihan:";cin>>pil;
clrscr();
switch(pil){
case 1:
gotoxy(20,5);cout<<"hitung volume";
gotoxy(20,6);cout<<"sisi";
cin>>s;
vol=s*s*s;
gotoxy(20,7);cout<<"volume:"<<vol;
break;
case 2:
gotoxy(20,5);cout<<"hitung luas lingkaran";
gotoxy(20,6);cout<<"jari-jari";
cin>>r;
ls=3.14*r*r;
gotoxy(20,7);cout<<"luas lingkaran:"<<ls;
break;
case 3:
gotoxy(20,5);cout<<"hitung luas persegi panjang";
gotoxy(20,6);cout<<"panjang";cin>>p;
gotoxy(20,7);cout<<"lebar";cin>>l;
ls=p*l;
gotoxy(20,8);cout<<"luas persegi panjang:"<<ls;
break;
case 4:
gotoxy(20,5);cout<<"keliling lingkaran";
gotoxy(20,6);cout<<"jari-jari";cin>>r;
ls=2*3.14*r;
gotoxy(20,7);cout<<"lingkaran"<<l;
break;
case 5:
gotoxy(20,5);cout<<"keliling persegi panjang";
gotoxy(20,6);cout<<"panjang";cin>>p;
gotoxy(20,7);cout<<"lebar";cin>>l;
ls=2*p+2l;
gotoxy(20,8);cout<<"keliling persegi panjang"<<ls;
break;
}
getche();
}while(pil !=6);
}
Posted in
Tugas Pertama ku C++ Menghitung P.L.S Persegi Panjang Oleh Pak Mesran
19.15
Hendra
#include "conio.h"
#include "stdio.h"
void main(){
int p,l,s; int pil;
float ls,vol;
gotoxy(20,1);printf("menu");
printf("\n hitung luas");
printf("\n1 hitung volume");
printf("\n2 pilihan");
scanf("%d",& pil);
if(pil==1){
clrscr();
printf("menghitung luas");
printf("\n lebar`:");
scanf("%d",&p);
printf("\panjang`:");
scanf("%d",&l);
ls=p*l;
printf("luas :%2f",ls);
}else {
clrscr();
printf("sisi :");
scanf("%d",&s);
vol=s*s*s;
printf("\n volume :%2f",vol);
}
}
Posted in
Beberapa Manfaat Memiliki Wajah Kurang Ganteng
04.21
Hendra
Saya rasa tidak ada orang yang ingin dilahirkan jadi orang jelek karena semua ingin lahir dengan rupa yang baik dan setelah besar tumbuh dan berkembang menjadi orang yang cakep yaitu kalau laki-laki itu ganteng dan kalau perempuan itu cantik. Tapi apa mau dikata kita tidak bisa memilih dan penampilan merupakan anugerah dari Sang Maha Kuasa.
1. Tidak Banyak Gangguan Untuk Mengembangkan Diri
Orang yang berwajah jelek dan biasa saja punya banyak waktu luang untuk pengembangan diri karena tidak banyak gangguan dengan pacaran, dikejar penggemar, digoda lawan jenis, ditawari jadi foto model, kerja part time yang mengumbar kelebihan fisik, dan berbagai gangguan lain akibat keunggulan fisik. Terdapat waktu banyak untuk belajar dan berkarir labih serius untuk mempersiapkan masa depan yang akan dijalani nanti.
3.Mendapat Jodoh Yang Serius Dan Baik
Jika serius menggarap masa depan dan akhirnya mendulang sukses, pintar serta kemapanan maka tidak mungkin jodoh akan datang sendiri karena dari sisi bobot bibit bebet terpenuhi bobot dan bebet. Dengan kondisi sukses maka orang jelek bisa memperbaiki penampilan diri dengan uang yang melimpah sehingga memperbesar mendapat pasangan yang berkualitas baik. Tetapi jangan terlalu mengharap yang high quality karena cukup pandai dan baik saja itu sudah cukup untuk membentuk keluarga yang bahagia. Tidak perlu dapat jodoh yang cakep di fisik saja karena justru bisa menimbulkan masalah jika orang itu tidak memiliki itikad baik dan juga terlalu lugu / polos.
Orang yang memiliki muka yang jelek dan biasa umumnya kurang dilirik oleh pihak luar yang dapat menghancurkan koharmonisan rumah tangga yang sedang berjalan. Yang ada mungkin pihak luar yang hanya suka dengan harta yang dimiliki oleh keluarga itu. Dengan begitu bagi orang jelek / biasa yang pandai dan beriman, rintangan hidup semacam itu tidak akan diindahkan.
Memiliki wajah yang dianggap bagus akan membahayakan kita ketika masih kecil dan remaja yang umumnya memiliki pemikiran yang polos. Ada banyak orang dewasa yang suka memangsa anak di bawah umur serta orang dewasa yang senang menjerumuskan pemuda pemudi abg ke lembah hitam. Memiliki anak yang secara umum dinilai cakep akan lebih membuat kita waswas karena akan lebih aktif dalam menarik rasa suka dari teman sebaya maupun yang lebih tua. Jika tidak diawasi dan dibekali dengan baik, masa depannya bisa hancur berantakan dalam sekejap.
Seseorang yang cerdas / pandai dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki serta memiliki keimanan yang baik di sisi agama sehingga memberikan sumbangsih yang besar bagi masyarakat umum akan jauh lebih dihargai oleh orang lain dan juga Tuhan. Berbeda dengan orang yang cakep secara fisik namun otaknya biasa dan perilakunya kurang baik di mata masyarakat. Mungkin orang segan kerena dia cakep tapi di belakang akan dicemoh. Orang jelek yang bodoh akan sangat berbahaya di masa depan, karena akan kalah bersaing dengan orang cakep yang bodoh. Tetapi orang jelek yang cerdas akan bisa memiliki ribuan anak buah yang cakep-cakep.
Dari itu yang merasa kurang ganteng jangan terlalu mudah putus asa.......
Semangat trusss...........
Posted in


